Selamat datang di
BPD Kalimantan Barat
Alamat Sekretariat
Jl. Urai Bawadi No. 69 Pontianak
Telepon : 0561735842
Pengurus Gapensi BPD Kalimantan Barat
Berita Gapensi BPD Kalimantan Barat

Binsar Pimpin Gapensi Kubu Raya, Janji Lebih Bersinergi Dengan Pemkab

Kamis, 13 Februari 2020 17:58

Kubu Raya, media Kalbar Binsar Tampubolon Terpilih dan di Lantik menjadi Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Gapensi Kabupaten Kubu Raya, setelah memenangkan pemilihan melalui Voting dengan Ariyanto dalam Mucab III Gapensi Kubu Raya di Hotel Dangau Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Senin (9/9). Dalam Voting tersebut Binsar unggul dengan 25 Suara sementara Ariyanto mendapatkan 23 Suara, sehingga Binsar terpilih menjadi Ketua sekaligas Formateur untuk menyusun Kepengurusan BPC Gapensi Kubu Raya. Binsar Tampubolon beserta jajaran Pengurus BPC Gapensi Kubu Raya di lantik oleh Ketua BPD Gapensi Kalbar H. Fahrudin D Siregar. “Saya harap Pengurus yang baru ini dapat menjembatani kemitraan Gapensi dengan Pemkab Kubu Raya, apa lagi kegiatan Muscab Gapensi ini tidak di hadiri oleh Pejabat Pemda Kubu Raya, Kita juga harus kejar paket-paket pekerjaan yang ada di Kubu Raya, jangan hanya menunggu tapi harus di kejar, maka untuk itu peelu kedepan kesolidan pengurus dan Anggota Gapensi Kubu Raya untuk hal tersebut.”Kata Fahrudin D. Siregar ketika memberikan sambutan pada Pelantikan Pengurus BPC Gapensi Kubu Raya. Di tempat yang sama Ketua BPC Gapensi Kubu Raya yang baru di lantik Binsar Tampubolon mengungkan akan menjalankan amanah yang di percayakan anggota Gapensi di Kubu Raya dan terus menjadi mitra Pemda Kubu Raya dalam membangun daerah Kubu Raya. “kita dalam waktu dekat ini segera audiensi dengan Bupati dan pihak dinas untuk memperkenalkan kepengurusan ini agar kita bisa berkiprah lebih baik dan mampu berperan menjadi mitra pemkab dalam membangun Kubu Raya khusunya jasa Kontruksi.”kata Binsar kepada sejumlah Media usai pelantikan dirinya. Kemudian lanjut Binsar bahwa untuk itu perlu kekompakan, kesolidan Pengurus dan Anggota Gapensi Kubu Raya, mengingat Assosiasi Gapensi ini adalah assosiasi pertama dan cukup lama berkiprah di Kalbar dan juga Kubu Raya, “saya yakin Gapensi akan lebih eksis asal kita mampu mengemban amanah dan bersinergi dengan pemerintah Daerah Kubu Raya.”tandasnya. Di ungkapkan juga bahwa anggota Gapensi Kubu Raya yang tercatat adalah 49 anggota perusahaan, “ini yang tercatat badan usahanya, saya yakin banyak yang belum terregistrasi atau tercatat.”ujarnya. (amad)

Baca Selengkapnya

Gapensi Persoalkan Proyek Di Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Ketapang : Diduga Ada Persekongkolan

Senin, 25 November 2019 13:57

KalbarOnline, Ketapang – Sekertaris Gabungan Pelaksana Kontruksi (Gapensi) Ketapang, Alfian menyayangkan adanya dugaan persekongkolan antara pihak kontraktor dengan oknum pejabat di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Ketapang. Dugaan tersebut terkait dengan pelaksanaan pekerjaan pembangunan Kios Cendramata yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2019 di Desa Kinjil Pesisir, Kecamatan Benua Kayong, Ketapang. Alfian menyebut bahwa perusahaan pelaksana yakni CV Kayong Lestari belum melakukan Her-Registrasi sertifikat badan usaha (SBU) selama dua tahun. Namun, perusahaan tersebut bisa mendapatkan pekerjaan itu. "Atas kejadian itu kita dari pihak Gapensi sangat menyesalkan, sebab aturan undang-undang dan prinsip pengadaan barang dan jasa kontruksi sengaja diabaikan. Apalagi telah terbukti pelaksanaan fisik pekerjaan sudah dilaksanakan tanpa adanya petunjuk teknis kesepakatan yang mengikat seperti kontrak maupun SPK," ungkap Alfian saat dikonfirmasi awak media baru-baru ini. Ia menuturkan, guna memberi efek jera kepada oknum pejabat maupun penanggungjawab badan usaha terhadap kejadian ini, tidak menutup kemungkinan pihak Gapensi akan membuat laporan resmi ke pihak yang berwajib. "Karena perbuatan ini kita katakan telah sengaja melakukan pelanggaran yang berakibat merugikan pihak-pihak lain," tuturnya tegas. Dirinya juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Ketapang agar dalam penempatan pejabat panitia pembuat komitmen harus orang-orang yang betul-betul profesional serta betul-betul paham dengan aturan-aturan terkait. "Dalam hal perencanaan Kabupaten Ketapang ini salah satu kabupaten yang memiliki APBD besar sehingga upaya pemerintah untuk pembangunan bisa bermanfaat guna untuk kepentingan orang ramai. Namun sampai saat ini alokasi dana itu belum terlihat," tegas Alfian. Sementara Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), ‎Hamdani mengatakan bahwa perusahaan yang bersangkutan dinyatakan gugur. Hal ini dilakukan, setelah pihaknya mengetahui perusahaan yang ditunjuk langsung terhadap pengerjaan pengadaan DAK sebesar Rp189 juta itu bermasalah terkait Her-Registrasi SBU. "‎Ya, karena bentuknya pekerjaan ini PL kita tunjuk perusahaan lain lagi dan sekarang ini pemilik perusahaan Kayong Lestari tadi sedang dalam proses perpanjang Her-Registrasinya," kata Hamdani. Hamdani menjelaskan, proyek pembangunan Kios Cendramata tersebut berjumlah lima buah kios dengan total anggaran dari DAK tahun 2019 sebesar Rp189 juta. "Maka kami akan menunjuk perusahaan lain untuk mengerjakan dan saat ini dalam proses evaluasi," jelasnya. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Ketapang, Yulianus turut membenarkan bahwa adanya pekerjaan yang dilakukan oleh CV Kayong Lestari untuk pembangunan Kios Cendramata. Namun, kata dia, belum ada kontrak kerjanya. "Saya juga awalnya belum tahu, tapi sekarang sudah saya suruh bongkar pembangunan itu karena belum ada ikatan kerja dengan kita," ungkapnya, Jumat (10/5/2019). Yulianus menambahkan bahwa dirinya sudah meminta pihak Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) untuk mencarikan perusahaan lain untuk melaksanakan proyek tersebut. (Adi LC)

Baca Selengkapnya