Selamat datang di
BPD Jawa Barat
Alamat Sekretariat
Jl. Terusan Galunggung No.7, Lkr. Sel., Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40263
Telepon : (022) 7305421
Berita Gapensi BPD Jawa Barat

H. Saepudin Kembali Pimpin Gapensi Cimahi

Selasa, 26 November 2019 14:34

PENGUATAN kemitraan dengan Pemkot Cimahi dan pembenahan organisasi menjadi salah satu tugas H. Saepudin, Ketua BPC Gapensi (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia) Cimahi periode 2019-2023. Apalagi H. Saepudin terpilih kembali memimpin Gapensi Cimahi secara aklamasi dalam Muscab BPC Gapensi ke-V yang dilaksanakan di The Edge, Jalan Baros, Kota Cimahi, Kamis (31/10/2019). Menurut Saepudin, dengan terpilihnya kembali jadi Ketua BPC Gapensi Cimahi, ia akan segera melakukan berbagai langkah untuk kemajuan organisasinya. Salah satu langkah yang dilakukannya dengan memperkuat kemitraan dengan Pemkot Cimahi maupun lembaga lain. Penguatan SDM, lanjutnya, perlu dilakukan agar pengerjaan proyek kontruksi dikerjakan para pengusaha jasa kontruksi di Cimahi. Sebab, selama ini tidak sedikit pengerjaan kontruksi dilakukan pengusaha dari luar Cimahi. "Untuk memenangkan tender kontruksi juga, perlu kesiapan matang seperti dalam administrasi hingga permodalan. Karenanya, kita akan dorong semua anggota bisa melengkapi administrasinya," tambah Saepudin. Untuk permodalan, lanjut Saepudin, pihaknya sedang berkomunikasi dengan Bank bjb. Sebab tidak sedikit kontraktor di Cimahi terkendala permodalan untuk memenangkan suatu tender. "Permodalan sangat penting, apalagi pengusaha harus punya minimal 30 persen dari nilai proyek. Makanya kita berkominikasi dengan bank bjb untuk memfasilitasinya," katanya. Terkait persaingan dengan kontraktor asing, Saepudin menuturkan, selama ini tidak ada pengaruhnya. Sebab kontraktor asing mengerjakan proyek-proyek yang nilainya besar. "Pengerjaan proyek dibagi dalam kelas kecil, menengah dan besar. Untuk kelas kecil maksimalnya dana pengerjaannya Rp 10 miliar. Biasanya Kontraktor asing mengambil pekerjaan diatas Rp 10 miliar, sedangkan pengusaha kita dibawah Rp 10 miliar. Jadi selama ini tidak ada pengaruhnya, apalagi pengerjaan di Cimahi kebanyakan di bawah Rp 10 miliar," katanya. Sementara anggota Komisi 3 DPRD Cimahi, Enang Sahri menuturkan, muscab kali ini harus jadi tonggak bagi Gapensi Cimahi untuk meningkatkan kapasitasnya. Dengan begitu semua pengerjaan proyek kontruksi di Cimahi bisa dikerjakan para pengusaha jasa kontruksi setempat. "Anggaran kita besar untuk pengerjaan kontruksi. Yah, minimal 75 persennya harus dikerjakan para pengusaha kontruksi dari Cimahi. Makanya kita terus bantu, walaupun untuk mendapatkan pekerjaan itu, tentu organisasi dan anggotanya juga harus kokoh," ujarnya. Menurut Enang, pihaknya juga membantu dalam hal regulasi seperti dibuatnya Perda. Dimana Perda itu bisa mempermudah dalam hal perizinan dan lainnya. "Kita juga bantu dengan Perda agar pengusaha mudah mengurus persyaratan-peryaratannya," ujarnya. Editor: Kiki Kurnia

Baca Selengkapnya

Gapensi Usung Rudy Rakian Jadi Ketua Kadin Jabar

Kamis, 17 Oktober 2019 16:07

BADAN Pengurus Daerah (BPD) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Jawa Barat menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) yang diselenggarakan dalam peringatan hari jadi ke-60 Gapensi. Rapimda yang diikuti oleh 87 pimpinan Gapensi Kabupaten/Kota se-Jawa Barat untuk mengusung dua kadernya untuk mengikuti perhelatan pemimpin di Gapensi Pusat dan Kadin Jabar. "Kami sudah menyelenggarakan Rapimda kemarin, dengan agenda mengajukan dua kader Gapensi yang potensial untuk menjadi calon pemimpin organisasi yang lebih tinggi. Pertama kami mengajukan Rudy Rakian sebagai calon Ketua Kadin Jawa Barat dan Ahmad Hanafiah sebagai calon Ketua Gapensi Nasional," ujar Wakil Ketua Umum Gapensi Jabar, Yeyet R. Hidayat, kepada galamedianews di Krida Gapensi, Jalan Terusan Galunggung 7, Kota Bandung, Rabu (9/1/2019). Menurutnya, berdasarkan musyawarah anggota pada tahun 2016, Gapensi Jabar sudah sepakat dan bulat untuk mengajukan Rudy Rakian sebagai Calon Ketua Kadin Jabar yang akan dihelat di Cirebon pada Februari 2019. Sedangkan Ahmad Hanafiah akan "bertarung" dalam pemilihan ketua Gapensi Pusat pada Munas di Jakata. Yeyet mengaku sangat optimistis, baik Rudy Rakian maupun Ahmad Hanafiah akan terpilih pada perhelatan nanti. Optimisme itu, kata Yeyet, bukan tanpa alasan, karena 57 pengurus Gapensi Jawa Barat memiliki hak suara pada pemilihan Ketua Kadin Jabar. "Mereka itu pengurus Kadin dan mempunyai hak suara. Dengan demikian 50% suara akan masuk ke Rudy Rakian," jelas Yeyet. Hal senada disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan Gapensi Jabar, Ali Hasan. Politisi Partai Golkar itu meyakini, Rudy Radian, akan terpilih sebagai Ketua Kadin Jawa Barat. "Kami tahu ada calon lain, akan tetapi Gapensi di Kadin mempunyai suara cukup banyak. Selain itu, Rudy Rakian termasuk orang yang sarat dengan pengalaman dalam keorganisasian sehingga pantas untuk menempati posisi pertama di Kadin Jabar. Kami sepakat, untuk saat ini Rudy dan Ahmad Hanafiah merupakan dua kader terbaik Gapensi," ujar Ali. Oleh karena itu, lanjutnya, tidak alasan bagi semua anggota Gapensi pemegang suara untuk mencari pilihan lain dalam perhelatan Kadin Jabar nanti. Sementara, Rudy Rakian, dalam sambutannya mengatakan, dia akan berkonsentrasi penuh untuk memajukan organisasi Kadin Jabar dan tidak akan terganggu oleh persoalan ekonomi keluarga. "Terus terang saja, saya ingin berbakti dengan bersungguh-sungguh mengelola organisasi. Karena di keluarga saya sudah tidak punya kabeubeurat (beban). Semua perusahaan saya sudah jalan tanpa saya," katanya. Di hadapan para pendukungnya, Rudy berjanji akan membawa Kadin Jabar agar terasa manfaatnya oleh setiap pengusaha di Jawa Barat, mulai dari pengusaha kecil dan menengah sampai pengusaha besar. "Kadin harus menjadi wadah aspirasi para pengusaha sekaligus menjadi media dan orangtua bagi mereka dalam menjalankan usaha," ujarnya.

Baca Selengkapnya
Dokumentasi Foto
Dokumentasi Video