Gapensi Kab/kota Diminta Laporkan BUMN yang Garap Proyek di Bawah Rp100 M
Bagikan
Sumutcyber.com, Medan – Pemerintah sudah melarang Badan Usaha Milik Negeri (BUMN) untuk mengambil proyek di bawah senilai Rp100 M. Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 7/2019.

Atas dasar ini, Gapensi (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia) Kabupaten/kota diminta untuk mengawasi BUMN nakal. Jika ada, segera laporkan ke Gapensi pusat.

Hal ini ditegaskan Ketua Umum Gapensi Iskandar Z Hartawi saat Rapat Konsolidasi serta Sosialisasi Program Database dan Rantai Pasok dalam rangkaian acara Mukerda BPD Gapensi Sumut bersama BPD, BPC Gapensi se Sumut di Hotel Grandhika Setiabudi Jalan Dr Mansyur, Medan, Rabu (18/12/2019).

"Aturan itu diterbitkan berkat perjuangan Gapensi, aturan itu memang baru diterbitkan. Jadi teman-teman kalau ada yang menemukan BUMN yang menggarap proyek dibawah Rp100 miliar, tolong laporkan ke kita," ujar Iskandar.

Iskandar menambahkan, berdasarkan Permen PUPR 07/2019 pekerjaan dengan nilai nominal Rp100 miliar ke bawah hanya bisa digarap oleh perusahaan non BUMN atau swasta. Di mana, semua perusahaan baik yang berada di daerah maupun di luar daerah tersebut.

Iskandar menambahkan, berdasarkan Permen PUPR 07/2019 pekerjaan dengan nilai nominal Rp100 miliar kebawah hanya bisa digarap oleh perusahaan non BUMN. Di mana, semua perusahaan baik yang berada di daerah maupun di luar daerah tersebut.

Ketua Umum BPD Gapensi Sumut, Tiopan Manuasa (TM) Pardede menambahkan, sebelum ada Permen PUPR 07/2019 banyak BUMN yang menggarap proyek dengan nominal Rp100 miliar ke bawah di Sumut.

Dengan aturan tersebut, TM Pardede berharap tidak ada lagi BUMN yang menggarap proyek di bawah Rp100 miliar.

"Biasanya kegiatan di Sumut yang sumber dananya dari APBN sering nilai paketnya Rp100 miliar ke bawah. Apakah itu kontruksi jalan dan sebagainya, kalau ke depan ada BUMN yang menggarap proyek dibawah Rp100 miliar, akan kita laporkan ke menteri untuk dibatalkan paket pekerjaan tersebut," bebernya.

Mukerda Gapensi kali ini mengambil tema ‘Bersatu Dalam Gerak dan Langkah Menghadapi Tantangan dan Peluang dengan diberlakukannya UU No. 2/2019 Tentang Jasa Kontruksi. (SC03)
berita ini telah tampil di halaman : sumutcyber.com